Erni Sugiarni, S.Pd, Kepala SDN Sukadanau 05 Cikarang Barat didampingi Radita Wicaksana, Corporate Affairs Executive CCAI saat menerima Juara 1 Sekolah Berbudaya Lingkungan tingkat Kabupaten Bekasi. (Dok. CCAI)

Bekasi, IH.id – Setelah berjalan dua tahun, hal membanggakan menaungi Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI). Di mana, di tahun 2019 ini, CCAI berhasil mengantarkan SDN Sukadanau 05 Cikarang Barat menjadi Juara 1 Sekolah Berbudaya Lingkungan Tingkat Kabupaten Bekasi. SDN Sukadanau 05, mendapatkan dukungan, pasalnya sekolah tersebut letaknya terdekat dengan pabrik CCAI dan sejak Oktober 2017 telah mendapatkan pendampingan menjadi Sekolah pendampingan Adiwiyata CCAI.

Di tahun 2019, pendampingan berbuah manis. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sukadanau 05, Kecamatan Cikarang Barat, berhasil meraih juara pertama, Lomba Sekolah Berbudaya Lingkungan tingkat Kabupaten Bekasi. Hal tersebut disampaikan langsung di Rapat Paripurna DPRD dalam rangka peringatan HUT ke-69 Kabupaten Bekasi, di Kantor DPRD Kabupaten Bekasi, Kamis (15/8) kemarin.

Keberhasilan SDN Sukadanau 05 menjuarai lomba didapat setelah mampu menjadi yang terbaik di antara 23 sekolah tingkat dasar yang ada di Kabupaten Bekasi. Setelah melalui proses verifikasi yang cukup ketat, akhirnya diputuskan SDN Sukadanau 05 menjadi Sekolah Berbudaya Lingkungan terbaik se-Kabupaten Bekasi.

Pencapaian ini tidak terlepas dari peran aktif Coca-Cola Amatil Indonesia (CCAI), sebagai perusahaan yang mendampingi SDN Sukadanau 05 menjadi sekolah berbasis lingkungan sejak tahun 2017. Langkah yang dilakukan CCAI dalam hal pendampingan ini didasari oleh kesadaran akan terciptanya kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, baik guru, karyawan sekolah, dan pelajar, untuk bertanggung jawab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

“Kami sebagai warga SDN Sukadanau 05 sangat mengapresiasi Coca-Cola Amatil Indonesia sebagai perusahaan yang sangat peduli terhadap pendidikan lingkungan sejak dini bagi pelajar kami. Melakukan pendampingan Adiwiyata untuk sekolah kami, yang bukan hanya sekedar agar kami memahami pembelajaran lingkungan, mencintai lingkungan dari belajar menanam pohon obat keluarga, selain itu juga kami juga mendapatkan fasilitas pemilahan sampah organik, an-organik dan B3 dan fasilitas cuci tangan dan toilet yang memadai,” ujar Erni Sugiarni, S.Pd, Kepala SDN Sukadanau 05 Cikarang Barat saat menerima penghargaan.

Sejak Oktober 2017, bersama dengan CCAI, warga SDN Sukadanau 05 yang terdiri dari sekitar 600 pelajar dan 21 guru dan karyawan sekolah bersama-sama melakukan kegiatan yang berpedoman pada Sekolah Berbudaya Lingkungan (tingkat Provinsi/Nasional disebut Sekolah Adiwiyata).

Kegiatan pendampingan sendiri menerapkan prinsip Adiwiyata; edukatif, partisipatif, berkelanjutan. Dimulai dari pemahaman bersama Sekolah Berbudaya Lingkungan, rapat kerja dengan tim Adiwiyata, edukasi dan kegiatan memilah sampah sekolah, lomba kebersihan kelas, kegiatan menonton film bersama film 3-dimensi bertema cinta lingkungan, menanam pohon bersama, panen sayur system akuaponik, hingga pelantikan 30 Duta Lingkungan SDN Sukadanau 05 dan ikrar lingkungan secara bersama-sama dari semua warga sekolah.

“Coca-Cola Amatil Indonesia melakukan pendampingan kepada SDN Sukadanau 05 sebagai tanggung jawab perusahaan untuk kelestarian bumi demi masa depan generasi mendatang, dimana anak-anak Indonesia adalah aset masa depan yang penting. Berbagai kegiatan edukasi yang dilakukan sejak usia dini bersama pelajar, diharapkan agar lebih peduli dan mencintai serta menyelamatkan lingkungan, dimulai dari lingkungan sekitarnya,” sambut Nurlida Fatmikasari, Regional Corporate Affairs Manager Coca-Cola Amatil Indonesia.

Selanjutnya, sebagai peraih juara I Sekolah Berbasis Lingkungan tingkat Kabupaten, SDN Sukadanau 05 berhak untuk mewakili Kabupaten Bekasi ke ajang yang sama di tingkat Provinsi Jawa Barat. Komitmen bersama warga sekolah diharapkan terus dijalankan sebaik mungkin, demi mencapai sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here