Pimpinan Wilayah VIII Jakarta I Pegadaian Edi Sarwono.

Bekasi, IH.id – Pegadaian melakukan langkah inovatif dalam bisnisnya dengan mensasar kegiatan haji yang diperuntukkan bagi generasi Milenial melalui program Pegadaian Ar Rum Haji. Pendaftaran yang dilakukan melalui aplikasi modern tersebut, mengajak para generasi Millennial untuk bersama-sama mengambil quota haji yang direncanakan sejak usia muda.

Seperti diketahui, quota haji bagi jamaah haji Indonesia mencapai belasan tahun untuk mendapatkan giliran menjalankan ibadah yang masuk dalam rukun Islam ke lima tersebut. Perencanaan demi perencanaan tentunya dilakukan sejak dini, mengingat ibadah yang membutuhkan fisik yang bugar tersebut, tidak terlepas dari usia seseorang yang menjadi jemaah.

“Sejak masih muda itu harus mulai merencanakan bagaimana kita harus menjalankan rukun Islam yang ke lima. Kita memang haji itu bagi yang mampu, mampu itu bisa dicarikan strateginya bukan harus mampu untuk duit saja. Mampu, sekarang masih ada lembaga negara (pegadaian-red) yang membantu untuk mendapatkan Porsinya,” ujar Pimpinan Wilayah VIII Jakarta I Pegadaian Edi Sarwono, kepada redaksi InfoHalal.id, di Bekasi (25/10).

Memgenai syarat yang diajukan oleh Pegadaian, Edi menjelaskan syaratnya yaitu dengan membuka tabungan atau menggantikan perhiasannya yang setara nilainya dengab “Tiga setengah Gram” tabungannya. Dari dana tersebut pihak Pegadaian akan mendaftarkan porsi haji terlebih dahulu.

“Mengapa target market kami untuk pegadaian haji itu anak milenial ?, Karena bagi yang sudah berusia 40-50 kalau daftar haji dan quotanya masih 18 tahun kemudian. Kenapa tidak dari muda kita merencanakan, toh kita tidak mahal kan. Kalau kami ini ambil program yang lima tahun itu cuma Rp.700.000 angsuran perbulan. Untuk jumlah sebesar itu, insya Allah bisa nanti ketemunya 15 tahun kemudian. Ya itulah akhirnya kami untuk memberikan kemudahan masyarakat,” imbuhnya.

“Syaratnya cuma buka tabungan atau punya mas nanti program Buka aplikasi isi aplikasinya Pegadaian Ar-Rum Haji namanya, 3,5 gram cukup kalau diuangkan sekitar Rp. 7,5 juta dititipkan ke pegadaian. Nanti kalau sudah lunas akan dikembalikan sebagai biaya berangkat haji,” tambahnya.

Edi menegaskan, program Pegadaian Ar Rum Haji, hadir tiga tahun lebih awal untuk memastikan para calon haji sudah punya porsi haji tahun berapa mereka berangkat.

“Kami dengan kementerian agama, dengan Bank persepsi yang untuk memberangkatkan segala macam untuk financial semua sudah tertata. Kerjasama sudah running, ribuan Orang Indonesia sudah mengikuti ini,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here